Asas-Asas Bertani Alami
1.Tanpa pengolahan,yaitu tanpa membajak atau membalik sawah
Tanah sebenarnya mampu mengolah dirinya melalui penetrasi akar akar tumbuhan.
2.Tanpa pupuk kimia atau kompos yang di persiapkan
Kebutuhan pupuk untuk tanaman bisa di penuhi dengan tanaman penutup tanah misalnya kacang kacangan dan mengembalikan jerami ladang dengan di tambah sedikit kotoran unggas.Jika tanah di biarkan pada keadaannya sendiri,Tanah akan mampu menjaga kesuburannya secara alami sesuai dengan daur teratur dari tumbuhan dan binatang.Jika tanah di biarkan secara alami,maka kesuburan alaminya akan naik.Sisa sisa bahan organik dari tumbuhan dan binatang membusuk,oleh air hujan zat zat hara masuk ke dalam tanah,di serap tanaman dan menjadi makanan organisme.
3.Tidak tergantung dari bahan bahan kimia
Ketika praktik-praktik bertani yang tidak alami dengan pemupukan pengolahan tanah,pemberantasan gulma maka ketidakseimbangan penyakit dan hama menjadi masalah serius.Hama dan penyakit memang tidak di pungkiri dapat memberi kerugian tetapi masih dalam batas batas yang tidak memerlukan penggunaan zat zat kimia (pestisida).Pendekatan yang arif adalah dengan menanam tanaman yang lebih tahan terhadap hama dan penyakit pada semua lingkungan yang sehat.Penggunaan bahan kimia hanya efektif untuk sementara waktu,pada saatnya akan menyebabkan terjadi ledakan hama yang lain karena keseimbangan biologis tetganggu karena penggunaan kimia tersebut.
Komentar
Posting Komentar